Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Dinas PUPR Kalsel terus percepat pembangunan jalan alternatif ke makam Syeh M. Arsyad Al- Banjari

Bidang Bina Marga | 28 Desember 2021

Pembangunan Jalan Alternatif ke Makam Syech M. Arsyad Al- Banjari

 

Makam Syech M. Arsyad Al- Banjari yang terletak di Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul atau yang sering disebut dengan makam Datuk kelampayan merupakan salah satu destinasi wisata religi yang berada di Kalsel.

Untuk memfasilitasi  perjalanan wisata masyarakat menuju ke Makam Syech M. Arsyad Al Banjari Pemerintah Provinsi Kalsel laksanakan pembangunan jalan alternatif menuju makam Syech M. Arsyad Al Banjari yang setiap harinya bahkan setiap tahunnya banyak dikunjungi oleh para penziarah

Untuk jalur lintasan pembangunan jalan alternatif ini sendiri melintasi 6 desa yaitu, desa Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Begantung, Dalam Pagar, Kelampayan Ilir dan Kelampayang Tengah, hal ini yang menjadi salah satu kendala dalam pembebasan lahan, Kendati demikian Dinas PUPR Kalsel melalui Bidang Tata Ruang dan Pertanahan lakukan musyawarah bersama masyarakat setempat agar dapat terselenggarakannya pembangunan jalan alternatif menuju Makam Syech M.Arsyad Al Banjari.

 

Dari total panjang ruas jalan yang akan dibangun ± 5,2 Km, pada TA 2019 pengerjaan yang telah tercapai pada penimbunan tanah ± 1 Km, dengan lebar 20 M dan perkerasan jalan ± 1 Km, Untuk TA 2020 pengerjaan yang telah tercapai pada pengaspalan ± 500 M dan penimbunan tanah ± 500 M, Selanjutnya untuk TA 2021 pengerjaan yang telah tercapai pada pengaspalan ± 800 M dan penimbunan tanah ± 350 M.

 

Total penanganan yang telah dicapai dari tahun 2019 sampai dengan 2021 untuk pengaspalan ± 1,3 Km dan untuk penimbun tanah ± 1,85 Km.

 

Pemprov terus lakukan upayakan percepatan pembangunan jalan alternatif ini agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat juga menjadi solusi atas permasalahan kemacetan, selain itu juga diharapkan menjadi arus ekonomi yang baik bagi para petani terutama sebagai jalan untuk mengangkut hasil tani ketika masa panen.

 


Kembali Ke Halaman Sebelumnya