Pesisir media.com, Jakarta – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kabupaten/Kota Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat sinergi pembangunan infrastruktur antarwilayah dan antarlevel pemerintahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Anjungan Kalimantan Selatan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Rakornis dibuka langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis. Di antaranya Kepala Bappeda Provinsi Kalsel yang diwakili Perencana Ahli Madya Aulia Faulina, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel Rahmiyanti Janoezir, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalsel Yonatan Hendrik Parjoko, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III yang diwakili Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Muhammad Fauzi, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalsel Denny Surya Martha, serta perwakilan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Mohammad Muntaha, dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil.

Dalam sambutannya, M. Yasin Toyib menegaskan bahwa Rakornis merupakan forum strategis untuk menyatukan persepsi dan menyelaraskan kebijakan pembangunan infrastruktur agar lebih terintegrasi serta berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa sinkronisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sangat penting guna mewujudkan pelaksanaan urusan pekerjaan umum yang efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Termasuk di dalamnya mendorong percepatan pembangunan melalui skema pembiayaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan.
Lebih lanjut, Yasin menekankan pentingnya penyerapan aspirasi daerah sejak tahap perencanaan agar program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Forum Rakornis ini sekaligus menjadi wadah penyelarasan dan kesepakatan program serta kegiatan yang akan menjadi dasar penyusunan rencana kerja Tahun Anggaran 2027.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Alain Filmore, menyebut Rakornis sebagai momentum penting untuk memperjelas arah pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antarlevel pemerintahan akan menghasilkan pembangunan yang lebih terarah dan selaras dengan dokumen perencanaan daerah.
“Aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2027 sesuai amanat RPJMD,” pungkasnya.
Rakornis Kabupaten/Kota Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan kesepakatan program pembangunan infrastruktur yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Selatan.
sumber.pesisirmedia.com